Wanita ini berwasiat sumbangkan kepalanya pasca meninggal, kenapa ya

0
80

Hal yang akan dikenang oleh manusia setelah kematian adalah kebaikan yang pernah diperbuat. Kebaikan itu akan tumbuh di sanubari mereka yang masih hidup dan akan terus diingat. Dan mungkin, orang-orang di dunia ini juga akan mengenang kebaikan dari wanita yang satu ini.

Luo Tao usia 29 tahun, seorang wanita Cina yang melakukan aksi yang meluruhkan hati. Wanita ini menyumbangkan kepala dan organ tubuhnya setelah dia mati. Dengan alasan ingin menolong sesama.

Luo menderita penyakit langka yaitu amyotrophic lateral scelerosis atau ALS. Penyakit ini menyerang sistem saraf sehingga otot-otot Luo pun melemah dan kemudian lumpuh. Penyakit ini langka dan belum ditemukan obat mujarabnya. Maka dari itulah, kemudian Luo berinisiatif untuk menyumbangkan kepalanya untuk diteliti supaya penyakit ini segera ditemukan obatnya.

“Setelah aku mati, aku ingin menyumbangkan kepalaku untuk penelitian medis. Dan aku berharap penyakit saraf ini akan segera diketahui sebabnya sehingga mereka yang menderita penyakit yang sama denganku dapat sembuh dari sakit ini. Tolong penuhi keinginanku: donasikan semua organku yang dibutuhkan oleh pasien lain, sejauh itu dapat membuat mereka tetap hidup,” tulis Luo sebelum dia meninggal.

Dan orang tua Luo pun setuju dengan anaknya dan menandatangani perjanjian donasi organ tersebut.

Luo merupakan kandidat doktor di Universitas Peking. Dia adalah gadis yang pandai dan rajin. Meskipun sedang berbaring di rumah sakit, dia tetap belajar.

Dan sebelum meninggal dia menuliskan sebuah pesan haru. “Makna kehidupan tidak dinilai dari seberapa panjang atau pendek kita hidup, melainkan diukur dengan kualitas individu itu sendiri.”