Tak punya banyak uang, kakek 79 tahun ini makan roti setiap hari

0
272

Kemiskinan di Filipina telah memaksa para orang tua dan juga anak muda untuk bekerja keras. Alih-alih pergi ke sekolah, anak-anak justru di paksa untuk mengemis atau pun bekerja pada usia yang masi sangat dini. Dan ketika memasuki usia tua, banyak pekerjaan orang tua dua kali lebih keras hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Seperti halnya yang telah dialami oleh Rudy Santos. Seorang kakek berusia 79 tahun ini tidak memiliki pilihan selain menjual permen hanya untuk bertahan hidup. Sosok kakek Rudy ini diceritakan oleh salah seorang warganet yang bernama Cristalyn Mae Guelas Montesa dan pacarnya yang melihat sang kakek ini berjualan permen. Kemudian hati mereka terguncang. Dan mereka pun merasa iba dan bertanya pada sang kakek.

Ketika itulah, mereka mengetahui jika setiap permen yang di jual dengan harga 10 Peso atau senilai dengan Rp 7.106 tidak sepenuhnya masuk ke kantong Kakek Rudy ini. Karena, permen tersebut milik orang yang memiliki tempat tinggal nya.
Sementara Kakek Rudy untuk semua kerja keras nya hanya menerima uang sebanyak 4 Peso atau setara dengan Rp 2.842.

Karena sedikit uang yang dia dapatkan dari penjualan permen nya, setiap hari Kakek Rudy hanya dapat makan roti. Tersentuh dengan kisah hidup dari Kakek Rudy, pasangan ini kemudian memutuskan untuk memberikan makan dan membiarkan kakek Rudy beristirahat sejenak. Dan mereka pun kemudian membuat sebuah video dan menceritakan kisah kakek Rudy ini di Facebook.