Tak mau menulis, murid TK ini ditampar guru sampai telinganya berdarah

0
252

Kekerasan di dalam dunia pendidikan sampai saat ini masih menjadi sebuah polemik di masyarakat. Banyak yang menganggap jika kekerasan di dalam dunia pendidikan bukanlah sebuah tindakan yang terpuji dan harus dikecam.

Sementara tidak sedikit juga yang menganggap jika kekerasan selama masih dalam batas wajar masih diperbolehkan. Karena menurut mereka tindakan tegas guru ini akan membantu membentuk pribadi murid itu sendiri. Akan tetapi kejadian kali ini akan membuat kamu berpikir ulang.

Foto di atas adalah kondisi seorang anak Taman Kanak-Kanak yang masih berumur 4 tahun usai ditampar oleh gurunya. Kejadian yang terjadi di Malaysia ini sampai mendapat perhatian dari kepolisian setempat.

Dikutip dari myMetro, guru yang berumur 18 tahun tersebut menampar anak 4 tahun ini karena sang anak menolak untuk menulis. Dan saat ayah korban yang menjemputnya di sekolah kaget bukan main setelah mendapati kondisi anaknya tersebut.

Ayahnya kemudian meminta kejelasan kepada kepala sekolah. Oleh pihak sekolah diterangkan jika anak tersebut diperlakukan demikian karena tidak mau untuk menulis.

Tidak rela jika anaknya diperlakukan demikian, kemudian guru tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian. “Atas laporan dan informasi tersebut, tersangka wanita yang berusia 18 tahun ini kemudian berhasil ditahan jam 7.30 tadi malam,” ungkap Kepala Polisi Daerah Kajang, Ahmad Dzafir Mohd Yussof.

Dan tersangka kemudian akan ditahan selama tiga hari dan akan diadili menurut hukum pidana yang berlaku di Malaysia.