Suka dipijat bagian leher? Fakta ngeri di baliknya bikin merinding

0
258

Pijat di area kepala dan leher memang terasa sangat nyaman. Walaupun memberikan efek yang rileks tetapi ada kemungkinan juga memberikan dampak kerusakan pada persendian di leher.

Seperti Ajay Kumar yang mengalami sesak napas usai mendapatkan pijatan leher di salon. Para pegawai salon yang memijat dengan memegang dagu dan memiringkan leher tajam ke kiri dan kemudian ke kanan. Dan hal ini lah yang menyebabkan retak leher.

Anand Jaiswal, dokter yang menanganinya mengungkapkan jika diafragma Kumar telah lumpuh dan kemungkinan memerlukan alat bantu ventilator sepanjang hidupnya karena saraf jarang mengalami regenerasi secara spontan. Dan retak leher ini telah merusak saraf frenikalnya yang mengendalikan diafragma yang berperan dalam pernapasan.

Ada juga seorang pria asal Bangalore bernama Babu Reddy menderita stroke usai mendapatkan pijatan di salon. Pria berusia 40 tahun tersebut mengaku merasa tidak nyaman, pusing dan tidak dapat berjalan dengan mantap saat perjalanan pulang. Dan akibatnya, Babu harus menjalani sebuah perawatan berupa penyisipan tabung endotrakea. Dia perlu dimasukkan ke ventilator untuk dilakukan MRI scan.

“Beruntungnya diagnosis dan pengobatannya tepat waktu, jika terlambat maka kondisinya dapat menyebabkan cacat permanen atau kematian,” kata Mahesh Sambasivam yang menanganinya.

“Pijatan leher dan retak leher yang dilakukan oleh tukang cukur usai pemotongan rambut dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada sendi leher dan jaringan di sekitarnya, otot atau saraf atau menyebabkan kelumpuhan diafragma bilateral seperti yang terjadi dalam kasus ini,” kata Anand Jaiswal direktur obat pernafasan dan tidur di Medanta Hospital New Delhi.