Seorang Siswi Difabel Nekat Memotong Bagian Terlarang Seorang Guru Yang Ingin Berbuat Nakal

0
304

Seorang siswi difabel asal Kerala, India nekat memotong organ vital seorang gurunya pada 21 mei lalu, di sebuah distrik kolam pada siang hari bolong.

Sang guru agama yang diketahui bernama Swami Gangeshananda Theert Hapada atau yang biasa di panggil Hari, kemudia dilarikan ke sebuah rumah sakit Overnmen Medical College Hospital guna mendapatkan perawatan yang intensif.

Sementara siswi yang belum diketahui namanya, medapat panggilan dari pihak kepolisian setempat untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Siswi difabel itu mengaku nekat melakukan hal itu karena sang guru agamanya telah mencoba untuk memperkosaya. Ternyata setelah diselidiki sang guru agama tersebut sudah melakukan aksi cabul itu hingga berkali kali kepada anak muridnya.

Hari adalah seorang anggota kuil Panmana, da Chafara. Dan dengan alasan sebuah pekerjaan. ternyata kekurangan fisik yang dimiliki gadis difabel tu dimanfaatkan untuk memuaskan hasrat birahinya.

Karena merasa ketakutan pada sang guru, siswi difabel itu memegang pisau dan nekat memotong organ vital sang guru.

Meski telah melakukan perbuatan sadis itu, namun Pihak kepolisian setempat tidak bisa mendakwa gadis difabel tersebut, Sebab menurut pihak kepolisian hal itu dilakukan oleh gadis difabel tersebut untuk membela diri dengan nekat memotong alat kelamin sang guru yang akan berbuat cabul kepadanya.

Polisi kemudian mendakwa sang guru agama dan .dengan undang – undang perlindungan anak dan kekerasan seksual atau protection of Children from sexual Offences (POSCO).

Bagaimana menurut kalian gaes, atas tindakan gadis difabel tersebut yang nekat memotong organ vital sang guru agamanya dengan menggunakan sebuah pisau?

Apakah hal itu pantas dilakukan, atau sebuah tindakan yang terlalu nekat?