Seorang Ayah Ajak Anaknya Gantung Diri Via Facebook Live ini Menggegerkan Para Netizen

0
235

Sebelumnya kita sempat digegerkan oleh aksi seorang pria yang nekat melakukan bunuh diri secara live via Facebook. Diketahui identitas pria tersebut berasal dari Jakarta Selatan, Indonesia. Pria tersebut nekat melakukan bunuh diri karena merasa frustrasi lantaran ditinggal pergi oleh sang istri.

Kali ini, kejadian serupa terulang kembali oleh seorang suami di Thailand yang nekat menghabisi nyawanya dan disiarkan secara live via Facebook, pada akhir bulan mei lalu.

Sadisnya, pria itu menggantung dirinya serta mengajak seorang anak perempuannya yang baru berusia 11 bulan. Diduga, alasan pria itu bunuh diri karena sebelumnya ia terlibat pertengkaran hebat dengan sang istri. Ia bertengkar karena menduga istrinya telah berselingkuh dengan pria idaman lain namun sang istri tidak megakui perbuatan yang dituduhkan oleh sang suami.

Video yang disiarkan pria itu via Facebook berlangsung kurang lebih selama 4 menit. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berbaju hitam sedang bersama anak perempuannya. Ia tampak sedang memegang seutas tali lalu diikatkan ke leher anaknya. Tanpa merasa bersalah, ia mengangkat anaknya lalu membuang anaknya ke bawah dalam kondisi terikat tali.

Kemudian setelah Melihat bayinya menangis keras, bukan mencoba menghentikan tangisan sang bayi tetapi sang ayah itu kembali mengangkat bayinya ke atas lalu kemudian menjatuhkannya kembali kebawah. Aksi sadis ayah tersebut terus berlanjut hingga sang ayah dan anaknya meninggal dalam aksi bunuh diri bersama.

Istri dari pria tersebut yang mengetahui dari tayangan di media sosial langsung berteriak histeris dan langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat.

Menurut sebuah laman Siakapkeli, ibu muda berusia 21 tahun tersebut telah memberi tahu polisi di Kantor Polisi Thalang sekitar pukul 18.30 waktu setempat.

Polisi yang menerima laporan wanita tersebut kemudian langsung bergegas menuju lokasi bunuh diri dan menemukan kondisi sang ayah dan balita itu telah tewas dalam posisi masih tergantung pada seutas tali..

“Saya pulang ke rumah pada sore hari dan mereka tidak ada di sana. Saya mencoba meneleponnya untuk membawa pulang sang anakyang masih balita ke rumah tapi tidak diperbolehkan oleh sang suami. Saat itulah saya melihat klip video dan kemudian memanggil polisi,” penuturan istri korban bunuh diri tersebut, dikutip dari CNN.

Dilaporkan bahwa aksi bunuh diri tersebut berada di balkon sebuah gedung kosong, yang berada di dekat sebuah hotel bintang lima di Pantai Naithon di Tambon Choeng Thalay, distrik Thalang, Thailand. Pria yang kini belum diketahui identitasnya itu bunuh diri sekitar 17.45 waktu setempat pada bulan akhir bulan mei lalu.