Potret ruangan jorok di rumah sakit ini viral, faktanya bikin miris

0
294

Sebuah potret dari ruangan rumah sakit di Sulawesi Barat ini menjadi viral di media sosial. Penampakan yang seram ruangan tersebut membuat warganet prihatin. Ruangan tersebut dianggap tidak memenuhi syarat untuk sebuah rumah sakit regional yang dikelola oleh Pemerintah.

Pengguna akun Facebook yang bernama Joko Hendarto yang telah mengunggah foto itu di media sosial. Dia mengunggahnya untuk melengkapi penjelasannya tentang apa yang telah terjadi di rumah sakit tersebut sampai membuat para dokter dan perawat di sana mogok kerja.

“Pasti ada yang bertanya dalam hati, ruangan apa ini? Foto ini saya ambil dari status teman sejawat tenaga medis dari Sulawesi Barat yang mencoba untuk mengklarifikasi pemberitaan yang cenderung menyudutkan mereka. Ini adalah salah satu ruangan di rumah sakit mereka, setingkat rumah sakit Provinsi. Saya kurang tahu ruangan apa ini. Dengan dinding yang telah lumutan dan ranjang itu, yang saya tidak tahu apa itu seprei atau lakban hitam,” tulis Joko.

Kemudian dia juga menuliskan tentang persoalan dokter dan perawat yang melakukan aksi mogok kerja karena menuntut ketersedian bahan habis pakai dan juga obat-obatan.

“Ya, mereka habis mogok, tidak akan melakukan pelayanan sebelum bahan habis pakai dan obat-obatan tersedia di rumah sakit itu. Mungkin juga perbaikan fasilitas seperti ini, sesuatu yang tidak layak ada di sebuah ruangan dimana orang sakit akan dirawat, ditindaki dan diobati, tapi kondisinya seperti ini,” lanjutnya.

Dia mengaku tidak tahu apa penyebab dari kelangkaan obat dan bahan habis pakai di rumah sakit tersebut. Dan kenapa fasilitas dari kamar operasi itu terlihat sangat mengenaskan.

Menurutnya, dibutuhkan sebuah kebijakan untuk menyelesaikan masalah ini. Dokter, perawat, bidan, apoteker adalah profesi yang baru dapat maksimal bekerja kalau bahan, alat dan fasilitas yang mereka butuhkan tersedia dengan memadai. Kalau tidak, pekerjaan mereka justru berisiko, baik untuk mereka sendiri, dan terutama untuk sang pasien.