Pasangan ini menikah pakai aksesoris dari barang bekas dan sajikan makanan basi

0
1482

Sebuah pesta pernikahan merupakan sebuah momen berbahagia yang tentu saja ingi dirasakan oleh semua pasangan hanya sekali dalam seumur hidupnya. Hal itu yang membuat para pasangan muda yang menggelar pesta pernikahan sesuai dengan keinginan pasangan, mulai dari pesta yang sederhana hingga yang sangat mewah.

Namun berbeda halnya dengan pasangan pengantin asal Inggris yang diketahui bernama Seigo Robinson dan Romilde Kotze ini. Dengan mengusung sebuah tema yang ramah lingkungan dalam pesta pernikahannya, pasangan ini menggunakan beberapa aksesoris dari barang-barang bekas. “Kita menggunakan pakaian dan cincin pernikahan yang terbuat dari barang bekas. Kita menggunakan tema ini sebenarnya juga untuk menghemat biaya pernikahan kami,” ujar Seigo.

Tak hanya menggunakan aksesoris dari barang bekas, parahnya, pasangan ini juga menyajikan makanan kadaluwarsa yang masih aman untuk dimakan oleh para tamu undangan di pesta pernikahan mereka. Makanan tersebut didapatnya dari sebuah supermarket dan restoran cepat saji. Makanan sisa pesta tersebut bahkan mereka sumbangkan ke tempat sebuah penampungan para tunawisma. Sementara hadiah pernikahan diberikan mereka untuk sumbangan amal.

Sergio mengaku mendapatkan ide tersebut setelah ia sempat menjadi seorang relawan dalam sebuah acara amal di London, Inggris yang membuat pola hidupnya menjadi benar-benar berubah. “Konsep ini membuat pesta kami terlihat lebih istimewa dan berbada dari pesta yang lain, karena gaun pengantin adalah milik saudara perempuan saya. Kita sangat peduli dengan lingkungan,” ujarnya.

Pasangan tersebut menganggap biaya pernikahan mereka yang cukup ramah lingkungan dapat menghemat sekitar sepertiga biaya dari pernikahan orang di Inggris yang membutuhkan uang rata-rata 27.000 Poundsterling atau kurang lebih sekitar Rp 461 juta.