Menguak Sisi Lain Kehidupan Artis Jepang Saat Berkarir Menjadi Bintang Dewasa

0
112

Siapa sangka dibalik imej nya yang ramah dan santun, pada kenyataannya Jepang mempunyai industri film porno yang besar dan legal. Di salah satu survei resmi yang dilakukan oleh sebuah situs, penjualan film porno Jepang di seluruh dunia menyumbang sekitar 20 persen pemasukan negeri Matahari Terbit itu.

Didalam wawancara dengan Atsuhiko Nakamura, penulis buku THE NAMELESS WOMEN, dan dia juga telah berhasil mewawancarai sejumlah bintang porno, diketahui jika wanita-wanita yang telah memutuskan untuk terjun ke dunia porno mempunyai motivasi yang berbeda-beda.

“Ada banyak yang bergabung setiap tahunnya, tapi alasan mereka tidak semua sama. Sebagian melakukannya hanya demi uang, sedangkan yang lainnya semata-mata merasa sangat nyaman dapat berhubungan badan di depan banyak orang dan melihatnya sebagai pekerjaan yang sangat santai.

Setiap tahun nya yang mendaftar sebagai bintang porno mencapai 6000 orang. Mereka tidak perlu khawatir akan dikenali oleh orang-orang di lingkungan tempat tinggal dan bekerja, termasuk dengan keluarganya.

Sangat jarang ada kasus kalau mereka dikenali saat sedang menjalani kehidupan sehari-hari. Dan sampai saat ini banyak di antara para mantan bintang porno itu yang bahagia dalam pernikahan dan menikmati kehidupan mereka yang normal.

Akan tetapi karir wanita Jepang saat berkecimpung di dunia film porno ternyata tidak terlampau panjang. Banyak juga di antara mereka yang langsung pensiun saat merasa cukup mendapatkan penghasilan dari film porno tersebut. Dan mereka pun akan langsung berhenti ketika mereka merasa sudah cukup menjalani profesi sebagai bintang porno. Dan pada akhirnya mereka memilih untuk menjalani gaya hidup yang lebih ortodok.

Pensiun dari dunia film porno ternyata bukan hal yang mudah untuk dijalani. Terbukti dari banyaknya aktris porno Jepang yang ternyata gagal untuk beradaptasi karena sudah terbiasa bekerja dengan mudah dan mendapatkan gaji yang besar.

Di antara mereka banyak yang tidak bisa bekerja dengan gaji yang lebih kecil. Karena mereka sudah beberapa tahun sebelumnya sudah hidup dari profesi bintang porno.

Beberapa dari mereka memilih untuk bekerja sebagai hostess dan wanita panggilan saat mereka pensiun dari dunia film porno. Seperti nya mereka masih terkekang dengan pola pikir bekerja dengan mudah dan menghasilkan banyak uang.