Kisah tragis Seorang Wanita Yang Telah Diperkosa Sang Ayah Dan Saudaranya Telah Berujung Maut

0
478

Setiap hari jutaan wanita di seluruh dunia mengalami pemerkosaan hingga disertai penganiayaan. Namun sayangnya sebagian besar pelaku tindak kejahatan tersebut tidak mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Hanya sedikit kasus pemerkosaan yang sampai ke meja hakim di pengadilan dan sang pemerkosa membayar perbuatannya dengan hukuman mendekam di penjara selama beberapa tahun saja.

Sementara itu, para korban akan terus mengalami trauma berat yang bahkan sulit dilupakan hingga seumur hidupnya. Bahkan banyak korban pemerkosaan yang mengalami depresi berat, gangguan emosional yang tidak stabil, hingga gangguan psikologis lainnya.

Mirisnya tidak semua pelaku pemerkosa dapat tertangkap dan dijerat dengan hukuman penjara bahkan ada yang dapat bebas berkeliaran begitu saja. Meski para pelaku tertangkap pun mereka tidak dapat diberi hukuman yang setimpal dibanding trauma berat psikis yang dialami sang korban hingga seumur hidupnya. Seperti sebuah kasus pemerkosaan dan penganiayaan yang dialami oelh wanita bernama Pitchie Inoue, seorang tenaga kerja wanita asal Filipina yang bekerja di Jepang.

Pitchie selaku korban pemerkosaan mengungkapkan cerita yang sungguh menyayat hati hingga akhirnya memutuskan untuk mencoba mengakhiri hidup dengan aksi bunuh diri. Dan sebelum melakukan aksi bunuh diri tersebut, Pitchie sempat membuat sebuah pengakuan mengejutkan yang direkamnya dalam sebuahrekaman video. Video pengakuannya tersebut akhirnya menjadi viral dan aib keluarga yang talah tersimpan rapat dalam waktu yang cukup lama akhirnya terkuak ke publik.

Menurut pengakuan Pitchie, sang ayah kandungnya, saudara laki-laki, paman, dan seorang kerabatnya telah tega memperkosanya ketika ia masih tinggal di Filipina. Yang membuatnya sedih karena sang ibu tahu terjadinya kasus pemerkosaan yang menimpanya namun sang ibu memilih untuk tetap diam dan tak berbuat apapun.

Namun rupanya, anggota keluarganya tidak ingin skandal keji itu terkuak ke publik. Mereka tak mau menanggung malu dan merasa takut menjadi buah bibir ataupun bahan tertawaan di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka. Dan akhirnya mau tak mau, Pitchie pun dipaksa untuk menutup mulutnya dengan rapat selama bertahun tahun hingga ia memilih bekerja sebagai tenanga kerja wanita di Jepang.

Waktu berlalu cukup lama, Hingga akhirnya Pitchie menemukan dan menikahi seorang pria yang mau menerima masa lalunya dan membentuk sebuah keluarga kecil bersamanya. Namun, ia terus dihantui oleh kisah masa lalunya. Bahkan salah satu pelaku pemerkosa mengatakan kepadanya jika dia ingin mengakhiri hidupnya, sebaiknya Pitchie melakukannya saat ia berada di Jepang agar tidak mengundang kecurigaan dan menjadi buah bibir masayarakat yang tinggal di sekitar rumah asalnya di Filipina.

Untuk dapat memenuhi ‘harapan’ dari keluarganya itu, Pitchie yang malang tersebut harus menelan kisah pahit di masalalunya . Ia juga bahkan merekam aksi bunuh dirinya itu dengan kamera ponselnya. Video tersebut kemudian menjadi viral setelah akun Facebook Jayson D delos Reyes mengunggah video pengakuan miris dan aksi bunuh diri yang dilakukan Pitchie.