Kisah pria ini bikin terenyuh, dulu dibuang & kini mencari orangtuanya

0
144

Sebuah anugerah yang tidak terkira dapat tumbuh dan dibesarkan oleh orangtua kandung dengan penuh kasih sayang. Namun nasib yang berbeda dialami oleh pemuda ini, yang ditinggalkan di halte bus ketika dia masih berusia 10 hari.

Mohamad Putera Zainuddin, seorang pemuda yang dibuang oleh orangtuanya di sebuah halte bus saat masih bayi. Saat itu Zainuddin ditemukan oleh seorang bidan kampung dan kemudian dibawa ke sebuah panti asuhan, sebelum akhirnya ada seorang wanita yang mengasuhnya.

Dan Zainuddin sekarang sudah beranjak dewasa dan menjadi seorang mahasiswa Ilmu Kesehatan di Seremban, Negeri Sembilan. Dia diadopsi pada usia sembilan bulan oleh keluarga yang tinggal di Muar, Johor. Walaupun sudah hidup bahagia, namun Zainuddin tetap bertekad ingin mencari orangtua biologisnya.

Masa lalu yang telah dialami oleh Zainuddin dia ceritakan melalui media sosial dengan harapan dia dapat menemukan orangtua kandungnya. Namun sampai sejauh ini belum ada kabar tentang mereka walaupun curhatan Zainuddin sudah viral di media sosial. Dia sampai melacak kembali ke panti asuhan yang pernah membesarkannya.

Ketika itu petugas panti asuhan sampai tidak tega memberitahu tentang fakta yang sebenarnya ketika memeriksa catatan mengenai Zainuddin. Petugas panti asuhan kemudian menyerahkan file, dan meminta Zainuddin untuk membacanya sendiri. Dan dia merasa kecewa ketika membaca catatan mengenai dirinya karena tidak menemukan informasi yang terkait orangtua kandungnya.

Walaupun Zainuddin tidak dapat menemukan orangtuanya, sebuah stasiun televisi membawanya untuk menemui orang yang sudah menemukannya, dia adalah Abdul Khalid.

Zainuddin menceritakan jika Abdul Khalid menemukannya ketika dalam perjalanan untuk bekerja. Dia melihat tangan kecil Zainuddin dan kemudian pergi meminta bantuan pemilik toko terdekat. Menurut penjaga toko, dia mendengar sebuah mobil berhenti di halte bus sekitar pukul 5.30 pagi tetapi dia tidak tahu siapa orangnya.

Dan petunjuk selanjutnya yang dia ikuti adalah pergi ke Bachok, Kelantan dimana perawat yang merawatnya ketika di panti asuhan. Dengan bertemu perawat itu siapa tahu dapat memberi petunjuk lain yang dapat menyatukan Zainuddin dengan orangtuanya.