Kisah Haru di Balik Foto Pengemis dan Fotografer Cantik

0
1094

Di kenal sebagai seorang fotografer, Diana Kim juga di kenal sebagai seorang wanita yang sukses. Tidak hanya sukses dalam karier, namun dia juga memiliki keluarga kecil yang sangat bahagia. Itu adalah kehidupan nya saat ini, namun dulu kehidupannya sangat keras.

Ketika masih kecil fotografer Hawaii ini di buang oleh kedua orangtua nya usai mereka memutuskan untuk bercerai. Sejak saat itulah kemudian dia tinggal bersama dengan saudaranya, tetapi tidak jarang juga dia harus menginap di rumah teman, di taman, atau di dalam mobil. Ketika itu hidup memang sulit untuknya, namun dia masih berharap dapat bertemu dengan ayahnya, walaupun itu hanya sekali.

Menurut Diana, ketertarikannya kepada dunia fotografi di mulai ketika ayahnya mengajari dirinya cara memotret. Dan pada tahun 2003 saat dia mulai kuliah, Diana memulai sebuah proyek dimana dia akan memotret seorang tunawisma di Honolulu. Dan siapa yang mengira jika sebelumnya proyek tersebut justru membawanya pada sebuah hadiah yang sangat istimewa yang sangat diinginkannya selama ini.

Suatu saat di tahun 2012, dia telah mengambil sebuah foto seorang pria tunawisma yang tengah berdiri di tengah ratusan orang yang melewatinya. Kemudian Diana mengangkat kamera dan mulai mengambil foto tunawisma tersebut, dan ketika “jepretan” pertama dia langsung menyadari jika wajah pengemis tersebut sangatlah familiar untuknya. Ternyata pengemis itu adalah ayah Diana Kim yang dia cari-cari selama ini.

Kim mencoba untuk mendekati ayahnya, tetapi sang ayah kelihatan bingung. Selama dua tahun, Kim terus memeriksa keadaan ayahnya. Dia meminta ayahnya untuk pulang bersamanya, namun sang ayah selalu menolak.

Tahun 2014, Diana mengetahui jika sang ayah menderita serangan jantung dan di bawa ke rumah sakit oleh orang-orang yang melihatnya. Dan ternyata ayah Diana juga menderita skizofernia berat.

Sang ayah akhirnya mau untuk tinggal bersama dengan Diana Kim. Diana mengaku sangat bahagia karena dapat kembali berkumpul bersama dengan sang ayah yang sangat dicintainya.