Kakaktua ‘Kunyah’ Kabel Jaringan, Internet Australia Jadi Lambat

0
285

Sebuah perusahaan nasional milik Australia yang bergerak di bidang jaringan, sedang berupaya untuk meningkatkan pelayanan nya dengan melakukan beberapa perbaikan koneksi internet yang masih di nilai lambat.

Walaupun segala upaya sudah dilakukan, namun tampaknya hal tersebut tidak dapat berjalan lancar. Selalu ada saja halangan yang mereka temukan.

Dilansir dari laman BBC, ternyata salah satu penyebab yang luput dari pantauan pihak penyedia jaringan adalah ulah dari seekor burung kakaktua yang merusak kabel internet.

Beberapa waktu belakangan ini, jaringan internet di Australia memang sering dikritik oleh para pengguna karena di nilai lambat dan menempati peringkat ke 50 di dunia dalam urusan kecepatan internet.

NBN perusahaan penyedia jaringan sudah merogoh kocek puluhan hingga ratusan ribu dolar hanya untuk memperbaiki kabel yang rusak akibat gigitan burung. Di dalam pemeriksaannya, teknisi di lapangan menemukan beberapa kabel yang rusak dan juga terkelupas akibat patukan burung kakaktua.

Dan sampai saat ini, NBN telah menghabiskan dana sekitar Rp 800 juta untuk perbaikan kabel.

“Burung kakaktua biasanya makan buah-buahan, kayu dan kacang. Jadi merusak kabel adalah kebiasaan yang tidak lazim untuk mereka,” ujar pihak NBN.

“Salah satu alasan yang kami duga adalah kabel itu menarik perhatiannya,” tambahnya.

Wakil Manajer Pelaksana NBN Chedryian Bresland mengatakan, jika serangan burung tersebut tidak terduga.

“Burung-burung itu tampaknya menyukai kabel-kabel kami,” ujar Bresland.

Dan sekarang, pihak NBN sudah memasang bahan pengaman yang lebih murah untuk kabel-kabel jaringan internet. Walaupun murah, pelindung itu dapat menjaga permukaan kabel dari serangan para burung dan jauh menghemat anggaran.