Ini Ucapan Kaesang yang Dianggap Ujaran Kebencian oleh Pelapor

0
2005

Rabu,(05/07/2017). Muhammad Hidayat (MH),yang merupakan pelapor Kaesang Pangarep menjelaskan bahwa ada beberapa bagian dari vlog yang di unggah oleh Kaesang yang dianggap mengandung unsur kebencian dan penodaan agama.

“Ada dua hal yang mudah diingat, walaupun sebenarnya ada lebih dari dua lontaran yang diduga sebagai unsur kebencian dan penodaan agama,” kata MH saat ditemui di kerumahnya yang berada di Bekasi, Jawa Barat.

Lalu ia melanjutkan,bahwa lontaran yang mudah diingat itu adalah kata “ndeso” yang bagi dia itu merupakan unsur kebencian. Walaupun demikian, MH juga mengatakan, bahwa penilaiannya tersebut belum tentu benar, sehingga perlu dibuktikan di pengadilan.

“Bagi saya ndeso itu adalah sebuah golongan masyarakat desa, satu golongan masyarakat desa itu di konotasikan sebagai masyarakat rendah, sehingga dia menjadi analogi yang mempersepsikan sesuatu yang negatif, ‘dasar ndeso lo’, ‘dasar kampungan lo’. Maka dari itu masyarakat desa menjadi sebuah image masyarakat desa itu adalah rendah, apalagi setelah menjadi konsumsi publik,” kata MH.

Kata ndeso yang dilontarkan didalam vlog Kaesang tersebut dianggap oleh MH menunjuk kepada subjek yang ada dalam video yang berisi anak-anak sedang berdemo, dan orang-orang yang berkuliah di luar negeri, tetapi saat kembali ke Indonesia bukan membangun negeri.

Selain itu, kata-kata seperti, ‘mengadu domba’, ‘mengkafir-kafirkan’, ‘tidak mau menshalatkan karena perbedaan memilih pemimpin’, juga dinilai MH mengandung ujaran kebencian.

“Ungkapan-ungkapan itu dalam pandangan saya diduga sebagai lontaran ujaran kebencian,” pungkasnya.

Maka dari itu, Muhamad melaporkan Kaesang ke pihak yang berwajib. Bagi dia, isi dari video berjudul #BapakMintaProyek tersebut merupakan pemikiran dari pengunggah video.