Inginkan anak laki-laki, pasangan suami istri ini nekat aborsi bayinya

0
206

Memiliki seorang anak adalah keinginan setiap pasangan setelah menikah. Apalagi jika jenis kelamin sang anak sesuai dengan yang diharapkan. Terlebih untuk masyarakat China yang memandang jenis kelamin seorang anak sebagai hal yang penting.

Secara tradisional, masyarakat China memberikan nilai lebih tingi kepada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Itu yang menyebabkan, orang tua di China selalu bersyukur dikaruniai anak laki-laki, tetapi jika tidak, anak dalam kandungan itu akan digugurkan. Maka dari itu pemerintah melarang dokter untuk membocorkan jenis kelamin anak ke orang tuanya.

Seperti yang dilakukan oleh pasangan dari Zhejiang China ini, yang mencoba untuk mengetahui jenis kelamin dari anaknya nanti.

Pasangan yang telah memiliki dua orang anak perempuan ini menginginkan seorang anak laki-laki. Dan ketika sang istri hamil, keduanya merasa sangat senang. Mereka berharap mendapatkan anak laki-laki.

Tidak mau menunggu lama, mereka akhirnya pergi ke sebuah klinik dan memeriksanya. Dan setelah diperiksa, dokter memastikan jika anak yang ada di dalam kandungannya berjenis kelamin perempuan. Pasangan itu merasa kecewa dan memutuskan untuk melakukan aborsi dengan biaya sekitar Rp 1 juta.

Ketika itu, sang istri yang sedang hamil empat bulan ternyata menemukan jika klinik itu ilegal dan tidak mempunyai izin resmi. Tetapi mereka memutuskan untuk tetap melanjutkan tindakan aborsi.

Namun, ketika mereka menggugurkan sang bayi diketahui jika jenis kelaminnya adalah laki-laki. Dan perasaan pasangan ini benar-benar hancur. Dan ternyata metode aborsi yang telah dokter gunakan salah sampai mengakibatkan salah satu organ penting sang istri menjadi rusak dan terancam tidak dapat hamil lagi.

Sedih dan marah karena sudah ditipu oleh klinik ilegal, kemudian mereka memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Dan saat ini polisi sedang menyelidiki kasus tersebut.