Impikan Punya Kemaluan Panjang dengan Cara Operasi Nasib Pria ini Malah Nahas

0
1109

Belakangan ini banyak sekali fenomena pembesaran penis yang sedang marak dilakukan oleh kaum lelaki. Hal tersebut didorong dengan beberapa hal seperti adanya rasa ketidakpuasan saat berhubungan intim.

Dan banyak cara yang mengklaim dapat memperbesar ukuran penis mulai dari suplemen , pil , krim , sampai dengan melakukan operasi. Ada pun 2 jenis prosedur operasi pada penis yang dilakukan , yaitu dengan menambah ketebalan dan juga memanjangkan penis.

Walaupun kedua jenis operasi ini terdengar sederhana , tapi pada nyata nya juga sangat beresiko dan dapat berakibat sangat fatal.

Seperti yang terjadi pada seorang pria yang berusia 30 tahun di Stockholm , Swedia.

Pria yang berambisi untuk meningkatkan ketebalan dan panjang penis nya ini meninggal dunia setelah melakukan operasi dengan cara transfer lemak dari perut dan dipindahkan ke penis nya.

Dan sekitar 2 ons cairan dari sel lemak pasien yang disuntikan pada saat itu. Akan tetapi entah bagaimana , tiba-tiba saja lemak tersebut bocor ke pembuluh darah sampai mengalir ke paru-paru si pasien hingga pada akhir nya membuat emboli paru-paru serta pembuluh darah nya pecah.

Pasien yang sebelum nya ini dinyatakan bersih dari penyakit jantung pun pada akhir nya dia mengalami serangan jantung di meja operasi.

Walaupun tim medis sudah melakukan upaya pengembalian fungsi pernafasan dan fungsi sirkulasi (CPR) , tapi nyawa pria tersebut tetap saja tidak dapat diselamatkan.

Pria ini meninggal dunia dua jam kemudian.

Dan kejadian yang telah menimpa pria ini menambah daftar panjang kasus operasi alat kelamin yang berakhir dengan kegagalan. Kemudian kasus ini juga telah dimuat dalam Journal of Forensic Sciences.