Harap Bersabar, Anies Baswedan Dilaporkan ke KPK

0
166

warungjudiindonesia.com – Jakarta calon gubernur Anies Baswedan mempertimbangkan laporan terhadap dirinya ke Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dugaan penyalahgunaan dana Frankfurt Book Fair sebagai ujian.

Menurut Anies Baswedan, soal ia melaporkan kepada Komisi, itu hanya lucu untuk Pemilu Kepala Daerah Jakarta berlangsung. “Selalu ada cara meriah-meriah, jadi harap bersabar, ini adalah ujian,” kata Anies di Jakarta Selatan, Jumat, 10 Maret, 2017.

Anies mengatakan dia tidak tahu dia dilaporkan ke Komisi terkait kasus. “Hari ini gini, jadi ya, pemilu akan muncul laporan dari segala macam. Mari deh yang menjelaskan laporan itu,” katanya.

Ketika ditanya tentang laporan yang terkait dengan persiapan partisipasi dana Indonesia di Frankfurt Book Fair 2015, Anies tidak ingin berkomentar banyak. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, menjelaskan bahwa anggaran kunjungan pelayanan dan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Untuk dugaan korupsi, kata dia, tidak dilihat dari ukurannya namun korupsi di mana. “Kadang-kadang kita melihat ukuran, tidak kegiatan,” katanya. Dia menambahkan bahwa jika ada masalah, BPK akan melaporkan pertama. “Jika BPK terus laporan enggak ada di mana ya melaporkan? Saya juga tidak tahu tuh.”

Juru bicara Febri Diansyah KPK mengatakan perusahaan masih mempelajari laporan terkait Anies. “Kami mempelajari dan kita lihat apa yang ada indikasi korupsi atau tidak,” kata Febri, di gedung KPK, Jumat 10 Maret, 2017.

Kamis, 9 Maret, 2017, Komisi menerima laporan dari Direktur Eksekutif Pemerintah Terhadap Korupsi dan Diskriminasi (GACD) Mangatas Andar Situmorang. Febri memastikan terhadap laporan Anies akan diperlakukan sama dengan laporan lain yang datang. Oleh karena itu, Komisi tidak harus memilah semua laporan yang masuk. Namun, tidak semua laporan yang diterima tidak korupsi. Ini bisa menjadi sebuah laporan tentang korupsi tapi bukan kewenangan KPK.