Disuruh telanjang dan diikat di motor, cara ayah hukum anak ini sadis

0
633

Di saat seorang anak telah melakukan sebuah kesalahan, hal yang paling terbaik yang harus dilakukan oleh para orangtua adalah untuk mengajari mereka tentang sesuatu hal yang benar dan yang salah. Bukannya justru mempermalukan atau pun menyakiti mereka. Akan tetapi, memang tidak dapat dipungkiri jika orangtua pun terkadang juga dapat merasa frustasi dan marah kepada anak-anak mereka.

Namun, jika orang tua berbicara dengan tenang itu akan tetap menjadi cara yang jauh lebih baik daripada harus memukul mereka dalam kemarahan. Tapi, seorang ayah di China ini malah percaya jika kekerasan adalah cara yang terbaik untuk mengajari anak laki-lakinya yang berusia 12 tahun.

Dia menghukum anaknya tersebut karena anak nya telah mencuri uang USD 2O atau setara dengan Rp 266 ribu dengan menyuruh anak tersebut untuk telanjang dan diikat ke sebuah sepeda motor. Tidak cukup sampai disitu, ayahnya ini juga menyeret anaknya melewati jalanan di provinsi Yunnan. Yang membuat seluruh tubuh sang anak pun dipenuhi dengan luka-luka memar bekas goresan.

Dari rekaman video yang sedang menunjukkan aksi seorang ayah menyiksa anaknya tersebut membuat para warga di China dan netizen menjadi marah. Bahkan banyak orang yang mengkritik tindakan sang ayah lantaran dianggap terlalu keras memberikan hukuman terhadap anaknya sendiri.

Didalam video itu juga terlihat banyak orang yang ingin berniat untuk menghentikan aksi sang ayah dan memberi jaket kepada anak tersebut. Tapi, justru bocah itu menyingkirkan jaketnya dan berteriak kepada orang yang berada di sekelilingnya untuk berhenti berbicara.

Lalu sang ayah juga tidak mau disalahkan dan menganggap jika tindakannya tersebut sebagai cara yang terbaik untuk menghukum anaknya yang ketahuan mencuri uang. Dan ternyata uang hasil curian itu digunakan untuk bermain dan bolos sekolah.