Diam-Diam Poligami, Suami Asal Pakistan Dipenjara 6 Bulan

0
112

Seorang pria yang berasal dari Pakistan yang bernama Shahzad Saqib telah dijebloskan ke dalam penjara selama enam bulan oleh pengadilan tinggi setempat, setelah dilaporkan tidak meminta izin kepada istri pertamanya untuk melakukan poligami.

Pengadilan di kota Lahore juga mengharuskan Shahzad Saqib untuk membayar uang denda sebesar US$ 1.900 atau setara dengan Rp 25,7 juta.

Kejadian berawal saat istri pertama, Ayesha Bibi memenangkan kasus yang dia bawa ke pengadilan. Di dalam tuntutannya, wanita itu menyebutkan menikah untuk kedua kali tanpa persetujuan tertulis dari istri yang pertama adalah sebuah pelanggaran hukum keluarga di Pakistan.

Seorang aktivis di Pakistan sudah melakukan program pemberdayaan terhadap perempuan. Mereka dilatih untuk menyampaikan hak-hak yang sudah seharusnya mereka dapatkan.

Dan dengan hal yang semacam ini, perempuan dapat memenangkan kasus di pengadilan sama halnya dengan apa yang dilakukan oleh Ayesha.

“Melalui pembelajaran ini, wanita dapat memahami undang-undang yang berlaku sehingga dapat memenangkan kasus di pengadilan apabila terjadi ketidakadilan terhadap dirinya,” ujar pihak yayasan tersebut.

Menurutnya, keputusan hakim di pengadilan dapat berdampak baik untuk pemberdayaan perempuan. Di Pakistan, pria yang ingin menikah lagi (poligami) harus mendapatkan persetujuan tertulis dari istri yang pertama sebelum mereka menikah untuk kedua kalinya.

Dan sejak putusan hakim sudah ditentukan, kuasa hukum dari Saqib akan mengajukan banding. Hal ini dilakukan sebagai upaya supaya kliennya terbebas dari tuntutan.