Derita penyakit langka, gadis ini miliki kulit bersisik seperti ular

0
198

Ada seorang gadis yang disebut sebagai wanita ular oleh orang-orang yang ada disekitarnya karena kulit nya yang bersisik. Dan dia harus selalu memakai pelembab setiap saat supaya kulit nya tidak kering.

Gadis yang bernama Floraine Nalugon ini tengah menderita ichthyosis lamellar. Kondisi yang langka ini membuat kulit nya tidak dapat membuang sel-sel kulit mati dengan normal. Nalugon juga mengatakan jika tempat tidur nya dipenuhi dengan sisik setiap dia bangun.

Gadis yang berasal dari Bukindnon, Filipina ini berharap supaya mendapatkan sebuah pengobatan dari para ahli kulit dari Spanyol yang saat ini sedang menyelidiki penyakitnya tersebut. Walaupun orangtua Nalugon selalu memberi semangat dan dukungan, Nalugon mengaku sangat sedih saat dia mendengar orang lain mengolok-olok dirinya.

Ilum ichthyosis menyebabkan sel kulit Nalugon menjadi tumbuh dengan cepat. Kalau kulitnya tidak diberi pelembab, kulitnya dapat mengeras. Dan kondisi tersebut menyebabkannya kesulitan untuk bergerak. Nalugon juga berisiko tinggi untuk terkena infeksi karena kondisinya itu. Kondisi langka ini dapat membuatnya terluka kalau kulitnya retak ketika kering dan terkelupas.

Iritosis lamellar adalah sebuah kelainan kulit genetik yang sangat langka. Sel kulit memang diproduksi dalam tingkatan yang normal, tetapi tidak dapat mengelupas secara normal dari lapisan terluar kulit. Kulit-kulit yang tidak dapat mengelupas tersebut akhirnya membentuk sisik.

Sampai saat ini belum ditemukan obat yang dapat mengobati kondisi itu. Tetapi gejala ini dapat dirawat dengan krim topikal untuk memperbaiki kulit dan melindunginya dari kekeringan dan kulit pecah-pecah.