Berita Unik – Para Taksi Online Terancam Pembekuan Bila Tidak Mematuhi Peraturan Ini

0
250

warungjudiindonesia.com – revisi Sosialisasi Peraturan (PM) Nomor 32 tahun 2016 tentang Pelaksanaan Orang Transportasi Dengan Tidak Komersial Kendaraan Bermotor di Route akan berakhir Maret 2017.

Itu berarti bahwa, dari 1 April, semua perusahaan taksi online harus melaksanakan ketentuan yang terdapat dalam peraturan menteri.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Pudji Hartanto mengungkapkan poin yang terkandung dalam aturan ini dikenakan sanksi.
“Jadi kalau nakal tertangkap, misalnya, tidak memiliki izin namun sudah menjalankan aplikasi, jika diberikan aplikasi harus ada sanksi,” katanya di kantornya, Selasa (2017/03/14).

Sebagai bentuk pengawasan, Kementerian Perhubungan akan bekerja dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komunikasi) dalam hal akses data. Selama ini, yang memiliki kewenangan untuk mengakses data aplikasi taksi online adalah departemen teknis.

Demikian juga dengan pengenaan sanksi, Kemenhub hanya akan membuat rekomendasi kepada Komunikasi dan Informatika mengenai adanya beberapa pelanggaran pelaku taksi online.

“Jika ada kesalahan dan dalam 2×24 jam tidak merespon, teknologi komunikasi dan informasi yang terkait Maslaah dapat memblokir aplikasi. Bayangkan hanya untuk 1-2 izin kendaraan ga, taksi aplikasi online dapat diblokir, misalnya 2-3 jam, merugikan para lain memiliki ada izin juga, “katanya.

Mudah-mudahan, dengan aturan tentang sanksi, perusahaan taksi online dapat segera melakukan penyesuaian sesuai dengan PM 32 No. 2016.