Anaknya terinfeksi croup, curhatan ayah ini bikin terenyuh

0
303

Sebagai orangtua, kalau anak kita tercinta mengalami sebuah gejala yang mencurigakan tentang kesehatannya sebaiknya segera pergi ke dokter. Walaupun gejalanya sederhana yaitu batuk.

Seorang anak laki-laki yang bernama Reuben Humphreys yang berusia 3 tahun, harus dilarikan ke sebuah rumah sakit di Inggris dan harus berjuang untuk bertahan hidup karena dia menderita batuk yang cukup parah. Dan kondisi itu membuatnya harus menginap di unit perawatan intensif Newcastle Victoria.

Apa telah yang dialami oleh Reuben Humphreys ini kemudian diceritakan oleh ayahnya dengan tujuan untuk memperingatkan para orangtua di luar sana tentang bahaya croup.

“Dalam waktu 24 jam, dia berubah dari seorang anak laki-laki yang sedang bersenang-senang berlarian menjadi seorang pasien yang harus dirawat intensif. Saya seorang ayah dan saya belum pernah mendengar tentang croup,” kata ayah Humphreys.

Croup adalah salah satu jenis infeksi saluran pernapasan yang dialami oleh anak-anak berusia enam bulan sampai tiga tahun tetapi dapat juga menyerang anak-anak yang berusia lebih tua. Anak-anak yang menderita croup ini akan mengalami suara batuk yang khas seperti menggonggong, suara serak dan kesulitan bernafas. Dan kondisi ini biasanya disebabkan oleh virus yang menjangkiti laring atau kotak suara dan trakea atau batang tenggorokan, yang keduanya merupakan jalan masuk udara ke paru-paru.

Menjaga kebersihan dan juga menjauhkan anak-anak dari penderita lainnya adalah hal yang paling utama dalam pencegahan penyebaran croup. Penyakit tersebut dapat menyebar seperti halnya flu. Membiasakan anak-anak untuk rajin mencuci tangan dan melakukan vaksinasi rutin dapat menjadi salah satu cara mudah untuk melindungi anak dari croup.